Ingatlah..aku tidak pernah meminta semua ini. Aku tidak pernah meminta sebuah kenangan baru untuk menutup yang lama. Sekejap bagaikan kilat,datang tanpa aba – aba namun juga pergi tanpa kata. Semua terlihat sempurna awalnya, namun sepa di akhirnya. Hanya dalam sekali hitungan, kumpulan cerita terangkum mewakili satu nama kota yang telah memiliki arti dalam hati sebelumnya. Seaakan menyempurnakan, kini kerinduan kembali itu bercampur pedih yang tak terjawab. Kupahami setiap sudutnya, karena penggambaran telaten bercampur ragu terbata karena malu olehmu. Kupindahakan segala yang kulihat, kudengar, dan kurasa ke dalam gerobak memori di hippocampus. Kutata rapi agar memudahkanku saat membutuhkan navigasi atau referensi kedepan nya. Namun sepertinya, sengaja tidak sengaja ada beberapa yang tercecer di gerobak amygdala. Sampai ketika kurindukan kota itu, sosok,suara, dan jalan – jalan yang pernah terlaluiitu mengikuti. Namun apa daya, saat ini semua sudah lenyap ikut tersapu deru asap yang menerbangkanmu ke negri yang belum pernah kusapa itu. Mengusaikan apa yang belum termulai, menutup gerbang yang belum sempat terbuka sempurna.

Dan ketahuilah bahwa aku tidak akan membuang waktuku dalam penantian. Apa yang akan datang kan kusambut dengan harapan baru,gerobak memori yang baru. Kalaupun angin meniupkanku kembali melangkahkan kaki ku ke kota itu, setidaknya aku akan menutup nya dengan kenangan baru. Dan berjanjilah tidak ada penyesalan jika kau kembali untukku namun gerobakmu telah kutinggalkan di pinggiran jalan sepulang dari pantai teduh itu. Segala yang telah terceritakan,tercurahkan,terumbar biarlah menjadi kumpulan library nuansa jiwa kita masing – masing. Impian dan bayangan yang sempat terbentuk hanya akan menjadi pelajaran yang mendewasakan. Aku tidak menyesal dan akan tetap memilih pertemuan itu jika jam waktu itu ada. Maka selamat berbahagia dengan pilihan kita masing – masing, mungkin doa kita tidak menuju satu tujuan yang sama. Mungkin Allah mengantarkanmu mengenalku sebagai ujian, dan menggerakkan diriku untukmu agak ku lebih pantas. Semua pasti ada alasan nya, jadi bersiaplah mungkin setelah ini datang hasil sebenarnya dari ujian-Nya. 😊

Advertisements