Pada akhirnya, kenapa hati selalu ingin menemukan jalan kembali pulang. Karena detik ini,naungannya tak mampu menenangkan,tak bisa menentramkan. Bersama angin yang menerbangkannya sejauh ini,memohonlah dia. Menyerahlah dengan sisa – sisa ranting kekuatan yang menopangmu. Lepaskan erat peganganmu pada dahan rapuh penawar rindu. Terbang,terbangkan helaimu bersama deru yang menggebu – gebu.

Kalau boleh jauh mengayuh perahumu menjauhi semua yang memberimu arti, menemukan sisi baru dari bingkai dunia bersama laku sosok – sosok yang akan kau temui. Mendewasa bersama keras dunia membuatnya lebih dan lebih lagi menghargai cinta-nya. Sang wanita akan jatuh, bahkan sering tak hanya sekali. Bersamanya terbayang sifat lemah yang menuntunnya ke jurang kepedihan. Tapi wanita akan terlihat kuat jika mampu berdiri kembali. Bahkan akan terlihat kuat secara fisik melebihi lawan jenisnya. Wanita punya kekuatan naluriah yang begitu magis yang mampu membuat kepedihan bersimpuh meminta ampun. Begitulah bagaimana wanita menghargai dirinya sendiri. Dengan tetap menangis, dengan sesekali terpuruk, dan berulang kali merasa tersakiti. Begitulah wanita bertahan dengan apa yang diyakininya benar. Dengan meyakini bahwa dengan menangis dapat menyembuhkan luka. Dengan menutupi isi hati untuk membuatnya bertahan mengagumi. Dan dengan terus memaafkan kesalahan orang yang dicintainya meski tahu akan kecewa. Seperti itulah wanita dengan segala kehebatannya, dengan segala kekuatan dalam menatap hidupnya.

Kejujuran hati seorang wanita.

Sang wanita kadang terlihat bermuka dua atau mendustai kenyataan. Namun sebenarnya wanita itu terlalu jujur dengan apa yang di pilihnya. Dalam beberapa keadaan, wanita akan membuat pilihan – pilihan yang jujur sesuai dengan kata hatinya. Meski kadang terlihat munafik atau mendustai kenyataan, sang wanita akan mempertahankan apa yang diyakininya. Walau sering dunia menghianatinya, berkali – kali nyata mengelabuhinya, wanita masih saja wanita yang mampu untuk memulai mengulanginya. Dengan kembali (mengulangi) memaafkan, (mengulangi) membuat kesempatan kedua, (mengulangi) keberaniannya dalam menerima rasa sakit. Begitulah wanita yang begitu kokoh dan jujur dengan kata hati nya.

Re.

August 2014

Advertisements