Angin riuh itu menebar benih keraguan
bersama yang dinamakan hasrat jiwa yang terbelenggu..
entah bisa disebut sebuah pemberontakan, atau pembebasan diri..
Nyatanya jalan lain itu masih saja diangan,disusur,dan dipatri dalam hati..
Akan berapa hitungan waktu lagi semua akan menemukan pelabuhannya?
jika daun kenyataan selalu mendahului jatuh sebelum ranting mimpi itu menepi..
Ujung dimana pilihan hidup itu menanti,seorang manusia sepertiku masih saja menari-nari di atas tanah orang lain..
tanah yang mesti tak asing,namun terus menaburkan kecanggungan..
Kecanggungan akan siapa diri ini sendiri?Tertutup topeng menghianati fitrah hatinya..

Re.0307

Advertisements