Setelah sekian lama hitungan waktu yang sengaja tak mau ku hitung,tiba – tiba aku merasakan dadaku begitu penuh sesak tak beralasan. Entah kenapa,aku begitu bahagia bisa merasakannya lagi. Seperti menemukan sesuatu yang pernah hilang. Dan untuk pertama kali setelah hitungan waktu itu aku tak kuasa menahan tangis. Padahal selama ini aku hanya menangis karena terharu menonton drama atau kisah nyata. Aku mendengar dua kata serupa selama dua hari kebelakang.

-Aku tidak perlu khawatir,karena jodohku tidak akan tertukar dengan siapapun-

-Aku yakin kalau jodoh ada di tangan Tuhan-

 

Tapi pertanyaan besar seketika keluar dariku setelah aku mendengarnya. Kedua kalimat ini memang bisa dipercaya,tapi kita begitu naif jika hanya membawa-bawa kalimat tersebut untuk menghindari cinta. Meskipun Tuhan telah menuliskan jodoh dan tidak akan membuatnya tertukar,bukan semestinya lantas menghindari datangnya cinta. Karena jika cinta itu telah memanggil dan mendatangi,tidak ada alasan untuk membuatnya pergi. Karena cinta akan mendatangi orang yang tepat dan memang dipilihnya.

Kesimpulan malam ini,aku telah kembali sedikit mempercayai bahwa cinta itu ada dan membawa kebahagiaan meskipun harus menangis atau menyesakkan dada.

Re.

Advertisements