Sebuah sajak yang pernah hilang

4 Agustus 2009

00.57

 

Sunyi malam mengisahkan rasa

Cinta menapak di serambi jiwa yang pernah terluka

Dia datang ketika kosong masih mewakili hati tak bertuan

Merambah pelan dalam cadas hasrat yang mengering

Terbias sisa perih yang tak jua pergi

Berkelibat mengumpulkan cerai berai potongan puzzle

Dan dalam naungan ini..

Pantaskah sang jiwa terluka mencari arti?

Semu kah jika menyebutnya cinta sesaat??

 

 

Cinta sesaat adalah sebuah judul sajak yang kubuat ketika duduk di kelas 2 SMP..sajak itu tertulis di halaman paling belakang buku LKS,namun belum ku temukan lagi sampai sekarang,maka saya ingin membuat sequel nya..

Advertisements