Tertulis rapi di kertas buram ujian tryout..

4 Maret 2009

 

Masih kurasakan angkuhku..

Meski ku tepiskan setiap kata yang mewakilinya

Dan ku biarkan semua mentah di telan kenyataan

Ada saja teriakan baru!

Berkelibat seakan memusuhi

Tubuh ini tak pernah membenci..

Namun daratan hati berkisah dalam perih

Masa ini, akankah menjadi arti

Jika sanubari telah terbunuh sepi

Dalam kuburan asap asa yang abadi

Keangkuhan ini..

Masihkah mengabdi???

Di tepian kotak hati

Mengisi hampa diri akan benci

Merobek menelanjangi bukuan nurani

Hingga tertata bentuk baris nan suci

Namun tak tahu pasti,akan mati atau abadi..

Dalam keangkuhan ini..

Adakah selaksa cerita di dada?

Kala mentari jagad raya memanja

Bergelayut pada siang yang menganga

Jauh di pantauan indera

Tercium kesejukan busuk merayu

Timbul di sela kilau fatamorgana

Melayang ku penuh tanda tanya

Kini angkuhku membawa pilu..

Silir angin yang dulu merajuk

Telah terbekap kalbu

Kisaran awan indah itu,

Terbunuh sepi merobek ragu

Membawa asa baru yang tertuju

Koreng sisa luka telah berlalu

Namun akankah ku cari angkuhku?

Lagi..

Dalam senyap yang tak kunjung henti

Di balik kumparan nafas dunia

Haruskah ku terpaku??



Advertisements